|
Silahkan Baca
Artikel, Kreatifitas Guru

PERAN SEORANG PENDIDIK DALAM UPAYA MENYIAPKAN MANUSIA UNGGUL?

Oleh : MISTONO

mistonoPada dasarnya peningkatan kualitas sebuah intitusi, seperti halnya sekolah sebagai lembaga pendidikan tidak lepas dari penerapan sistim management  sekolah yang ditunjang oleh beberapa element (stakeholder dari level atas sampai bawah). Saat ini pemerintah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah, bahkan  sekarang ini pemerintah menggelontor dana trilunan  rupiah guna meningkatkan mutu pendidikan. Saat ini .Pemerintah meningkatkan status sekolah dari sekolah Regular menjadi sekolah Standar Nasional, bahkan dari sekolah Standar Nasional menjadi sekolah Bertaraf International. Maksud pemerintah pada hakekatnya baik akan tetapi mampukah sekolah yang ditingkatkan statusnya uintuk mengubah paradikma lama ke paradikma baru. Apa mereka cukup bangga dengan lebel yang disandang saja ataukah mereka bisa memanagement sekolah tersebut sesuai dengan standar yang diharapkan pemerintah karena pemerintah bertujuan meningkatkan mutu. Tidak hanya baik dari sarana dan prasarana akan tetapi sekolah harus bisa menelorkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing  di luar.

Pada dasarnya tugas kepala Sekolah, guru, dan karyawan di dunia pendidikan saat ini sangat berat. Mereka harus mampu memberikan pelayanan terbaik untuk peningkatan kualitas pendidikan. Baik sekolah yang berstatus Regular, SSN, maupun RSBI pada hakekatnya mengemban hal yang sama, yaitu harus mampu menciptakan peserta didik yang unggul baik dari segi perilaku, skill maupun penguasaan materi pelajaran. Sekolah jangan hanya mengandalkan status saja, tetapi harus mampu bersinergi antara beberapa komponen untuk mendukung terwujudnya mutu pendidikan di Indonesia.  Andil seorang pendidik terletak pada barisan terdepan guna mewujudkan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Saat ini guru dituntut untuk professional, pemerintah memberi tunjangan profesi kepada seorang pendidik yang nantinya mempunyai tujuan untuk peningkatan mutu pendidik itu sendiri dan berdampak pada hasil pendidikan. Wal hasil mampukah seorang guru dengan mengantongi status profesionalisme tersebut mereka mengubah statusnya, ataukah mereka cukup bangga dengan hanya mengantongi sertifikat pendidik saja. “jawabanya tergantung guru yang bersangkutan”.

Dalam buku karangan Stephen R.Covey yang berjudul “The 8th Habit: from effectienes to greatness” menyatakan bahwa untuk menyiapkan manusia unggul harus ada upaya-upaya yang dilakukan oleh beberapa unsur dalam dunia pendidikan khususnya dan bangsa ini pada umumnya. Upaya-upaya tersebut diantaranya: 1) Upaya psiko-Sosiologis. Dalam hidup ini akan berjalan dengan semarak kalau saja kualitas keunggulan para great perfomer bisa dengan mudah direfleksikan kebanyak orang. Dalam melakukan proses repleksi atau duplikasi atas keungulan semacam ilmu perilaku manusia (human behavior) dimaksud yaitu modeling procces. Sedangkan langkah-langkah untuk memodifikasi perilaku manusia menuju unggul (excellence) antara lain: (a) Asking to myself: what do you want to exel? Bidang apa yang anda ingin hebat. Mengenal diri sendiri lebih penting untuk menjadi excellence. Kita sebagai guru dalam melakukan sesuatu jangan meniru orang lain, ikut-ikutan orang lain, jangan paksaan dari orang lain tapi harus terlahir didasari atas pemaham terhadap potensi diri.

(b) Mencari dua atau tiga orang yang sudah terbukti sukses dalam area yang diinginkan. Kita harus mencari tiga role model (Model Utama) yang bisa kita teladani.  Kita harus mencari tiga sosok melalui lingkungan sekitar, kerabat, atau juga dari beragam cerita . sebagai contoh kita bisa meniru langkah-langkah serta keuletan tokoh yang sukses seperti keteladanan Nabi Muhammad SAW, Mario Teguh, Dahlan Iskhan. (c) Kita karus mengidentifikasi Comman Practice (kesamaan tingkah laku). Yaitu: key success factors. Kunci sukses hal yang penting dalam mencapai suatu kesuksesan. Startegi dan teknik apa yang menjadikan sukses kita paling tidak bisa meniru langkah-langkah model dalam kesuksesan. Sebagai contoh dalam kasus leader-manager, kita harus mencari factor dibalik kehebatan prestasi mereka. (d) Take Real Action (tindakan nyata) secara bertahap lakukan tindakan resep jitu yang anda ekstrak dari para role model. (e) Refine (menghaluskan) and inprove (meningkatkan). Anda telah mendapatkan kata kunci, mendapatkan startegi, setelah itu perlu tindakan apa yang telah anda lakukan dengan berhasil dan apa yang belum berhasil. Kita harus bisa memperbaiki apa yang kurang. Kita harus melakukan continous improvement dalam mencapai keunggulan.

2) Human Resources Management. Dalam meningkatkan sumber daya manusia seutuhnya serta untuk mewujudkan apa yang kita inginkan kita harus bisa dan mampu menyusun target hidup (goal setting). Orang yang punya tujuan/sasaran akan berhasil  dalam hidupnya, sedangkan orang yang dalam hidupnya tidak punya tujuan mereka akan biasa-biasa saja. Dengan dasar itu bila kita ingin sukses maka kita harus menyusun target yang berbasis pada sumber dan kekuatan kita sendiri. Ada langkah-langkah dalam proses kreativitas menuju peningkatan SDM: (a) Mengenali diri sendiri. Dalam pengembangan diri apa bila dilakukan dengan sisi kekuatn diri maka effort (upaya)-nya akan lebih ringan untuk mencapai keberhasilan dan dengan rasa senang hati. Ibarat kita ingin mengasah gergaji yang tumpul, maka asahlah dulu. Begitu sudah tajam gunakan sebagai fungsinya untuk menunjukkan kinerja. Langkah-langkah mengenali diri: (1) melalui test Talent Mapping, (2) Meminta evaluasi dari orang lain, (3) kita bisa membaca kekutan diri.

(b) Menyusun target dengan kreatif. Setelah kita menemukan kekutan diri maka kita sudah bisa memulai merencanaka/menyusun target. Kita ingin maju jangan segan minta/ mencari mentor agar dalam menyusun target bisa akurat. Jangan terlalu idealisme, kita jangan berlaku sok bisa. (c) Mereaslisasi target. Dalam merealisasi target kita harus meng-angap semua pekerjaan itu penting. Jangan memilih/membeda-bedakan pekerjaan, apalagi menunda pekerjaan. Kita harus melaksanakan tujuan rangkaian goal setting sebagai proses actualisasi diri. Kita jangan segan mencari guru untuk memudahkan target serta kita harus berbagi pengalaman dan tidak kalah pentingnya kita punya komitmen dengan time management. Dan jangan  lupa kita melakukan hal sekecil apapun untuk mencapai goal setting saat ini juga.

3) Relligi. Dalam menciptakan manusia unggul unsur religi sangat penting. Kita sebagai guru harus bisa menciptakan keimanan yang utuh, amal ibadah yang meliputi ibadah secara fisik dan mental, menanamkan nilai berbudi luhur terhadap siswa. Kita sebagai guru harus bisa memodel siswa, jangan hanya penyampaian materi akan tetapi kiita bisa mendasari siswa dengan keimanan, membiasakan ibadah yang baik, baik dilakukan disekolah maupun dirumah. Kita jangan ketinggalan, kondisikan siswa mempunyai akhalk mulia (aklhaqul karimah) karena tali ikatan yang menjalin hubungan antara individu dengan masyarakat termasuk melalui nilai-nilai dan disiplin yang diamalkan oleh masyarakat. Beberapa hal nilai yang baik dalam Islam dan perlu diterapkan pada peserta didik antara lain: (a) Jujur sebagai sifat pribadi orang yang iman, jujur sifat kepribadian yang sehat. (b) Amanah, bagaiman kita bisa menanamkan sifat amanah karena hal ini merupakan azaz katahanan umat. (c) Ikhlas, biasakan kita dan tanamkan pada siswa iklas dalam setiap perbuatan, karena iklas  akan melahirkan kemenangan dan kejayaan, jangan membiasakan kerja dengan pamprih.

(d) Tekun sebagai sarana meningkatkan produktivitas manusia.siapa tekun dia akan dapat apa yang diinginkan. (e) Disiplin, dalam melakukan apapun bila didasari disiplin akan menghasilkan mutu kerja yang cemerlang, yang nantinya akan mencapai kesuksesan. (f) Bersyukur, rasa syukur dalam konteks pribadi yang unggul terhadap tanda kerendahan hati terhadap segala nikmat  dihadapan Allah, akan tetapi kita diharamkan pasrah. (g) Kesabaran dalam menghadapi tantangan dan cobaan, jangan membiasakan siswa ceroboh dalam menghadapi sesuatu kondisikan sabar dan tenang. (h) Bersikaplah adil, karena adil merupakan perintah Tuhan yang harus dilakukan oleh dan terhadap siapapun.

Semoga kita sebagai pendidik mampu menyokong mutu pendidikan di Negara kita serta dapat menciptakan manusia yang unggul dan ber-aklaq. Kita sebagai pendidik mempunyai peran penting, mari kita berjuang dalam bidang ilmu pendidikan dan nantinya dapat menciptakan pemimpin-pemimpin Negara, yaitu pemimpin yang unggul/cerdas yang dilandasi dengan aklaq yang tinggi serta pondasi agama yang kuat. Jangan sampai menelorkan pemimpin yang unggul tapi tidak mempunyai aklaqul karimah yang dapat merusak dan menghancurkan Negara tercinta ini. Kita akan berdosa jika kita hanya tinggal diam.

Penulis Guru SMP Negeri 1 Kec. Balong Ponorogo

 

About Majalah DINAMIKA GURU

Majalah PGRI Kabupaten Ponorogo

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SOFTWARE SEKOLAH

TERBIT BULAN/EDISI

KATEGORI/TEMA TULISAN

Yang lagi belajar NgeBlog

Nama : Sujarmo
Alamat : Jl. Juanda 15-A Ponorogo
Office : SMP 1 Nawangan, Pacitan
email : pakjeponorogo@gmail.com

%d blogger menyukai ini: