|
Silahkan Baca
Artikel, Kreatifitas Guru, Teknik Pembelajaran

Humor dan ice breaking dalam pembelajaran

Oleh: Sri Puryanti,S.Pd

sri puryantiPernahkah joke/lelucon disisipkan dalam pembelajaran di kelas. Seberapa penting ice breaking dan humor dalam proses pembelajaran, dalam situasi bagaimana  humor dan ice breaking itu diperlukan dan bagaimana contoh-contoh ice breaking? Uraian berikut ini bisa membantu mencairkan suasana kelas.

Ice breaking adalah padanan dua kata inggris yang mengandung makna “memecah es”. Istilah ini sering dipakai dalam training dengan maksud menghilangkan kebekuan-kebekuan di antara peserta latihan (http://www.andragogi.com/document2/ice_breaking.htm) . Dari uraian di atas dapat pahami bahwa ice breaking dalam pembelajaran di sekolah adalah menghilangkan kebekuan, kejenuhan diantara peserta didik dalam proses pembelajaran.

Sedangkan humor adalah lelucon yang bisa membuat orang lain tertawa dan terhibur. Menurut Eysenck (1972), humor adalah sesuatu yang dapatmembuat tertawa. Searah dengan definisi Eysenck ini, Munandar(1996) menyatakan bahwa humor dapat dirumuskan sebagaisemacam perangsangan (stimulus) yang memancing reflekstawa.39Humor menurut Razi dalam Mario adalah kata-kata,Sumber: http://id.shvoong.com/social- sciences/sociology/2206314-pengertian-humor/#ixzz2MRRz3Skb

Humor atau lelucon dapat berupa kata-kata maupun perbuatan. Humor dipercaya dapat meregangkan otot-otot yang kaku dan menegang akibat dari kejenuhan rutinitas yang monoton. Humor juga menyegarkan merefesh kembali otak membuat siswa dalam kondisi rileks dan menyenangkan

Lalu seberapa penting humor dan  ice breaking tersebut dalam pembelajaran. Ice breaking pada dasarnya memantik respon belajar. Respon belajar akan memberikan daya emosi positif siswa selama pembelajaran. Bukankah setiap pembelajaran memberikan stimulus agar siswa mau belajar secara terus menerus sehingga menghasilkan/produk yang kedepan mampu diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

Peserta didik dapat melakukan aktivitas belajar diantaranya adalah kondisi rileks dan menyenangkan . Kondisi di atas ditandai dengan rona wajah ceria, tersenyum dan bahkan tertawa.  Humor dan ice breaking sebagai alternative peralihan situasi dari membosankan, mengantuk, menjemukan, dan tegang menjadi rileks, bersemangat, tidak membuat mengantuk, serta ada perhatian dan ada rasa senang untuk mendengarkan atau melihat guru.

Berikut contoh ice breaking yang berupa humor.

Guru    : “anak-anak bapak punya tebakan, siapa yang bisa menjawab bapak akan memberikan hadiah yang menarik. Coba tebak hayoooo….ikan apa yg matanya banyak sekali? Apa coba”

Tono   : ”ikan bandeng pak?”

Tini     : “ ikan mas  pak…”

Doni    :”ikan …… pari ….”

Guru    : “ jawaban yang bagus tetapi belum tepat, jawabannya adalah ikan teri 1 kilo”

All       :”hahaha”

Humor dan ice breaking dapat membuat kedekatan guru dengan peserta didik, humor dan ice breaking mencairkan suasana. Anak cenderung lebih suka dengan game atau permainan, karena dunia anak adalah dunia bermain. Banyak pendapat bahwa jika seorang peserta didik menyukai seorang guru maka secara otomatis ia akan menyukai pelajaran tersebut. Dengan sangat mudah/mengalir pelajaran tersebut akan mudah di terima oleh siswa. Seperti dalam pepatah “cintailah sesuatu (pekerjaan) maka sesuatu (pekerjaan) itu akan mencintai kamu”.

Otak kita memiliki daya jenuh 15-20 menit untuk itu penyegaran sangat diperlukan dalam pembelajaran. Kapasitas lebih dari menit tersebut akan diterima otak putus-putus dan tidak lengkap. Coba kita menengok diri kita sendiri ketika mengikuti sebuah seminar ataupun pelatihan kita akan mengharap-harap ice breaking karena kita sudah ketagihan. Bahkan ketika diawal pelatihan sekalipun. selebihnya adalah dunia anak adalah dunia bermain. Ice breaking akan membantu anak mengrefresh semangat, mengembalikan motivasi anak untuk kembali belajar. Jika kemauan itu muncul dari dalam pribadi anak tidak ada paksaan dari fihak manapun, semua akan mengalir seperti air. Semangat yang kuat dan baik akan mendorong terwujudnya hasil yang baik pula. Kesadaran akan belajar akan muncul begitu saja dalam diri anak.

Tidak setiap pelajaran membutuhkan humor atau ice breaking ice. Humor dapat digunakan ketika awal pelajaran, ditengah pelajaran maupun diakhir pembelajaran yang berfungsi sebagai penguatan. Diawal pembelajaran ice breaking dapat berfungsi sebagai penyemangat untuk masuk kedalam materi. Ditengah pembelajaran ice breaking dapat berguna untuk jembatan dalam memasuki materi berikutnya. Ice breaking ditengah pembelajaran dapat berfungsi sebagai penguatan dari materi yang telah disajikan. Setiap humor adalah ice breaking, tetapi tidak semua ice breaking termasuk kedalam humor.

Banyak ice breaking dan humor yang ditawarkan dalam pembelajaran. Contoh-contoh ice breaking di antaranya adalah  games, olah tubuh, olah otak, senam jari, brain gym, nyanyian, tepuk teman, yel-yel, Jenis tepuk tangan, menyanyi, gerak dan lagu, gerak anggota badan, games, Cerita/dongeng-dongeng bijak, Cerita-cerita lucu. Ide ice breaking dan humor sangat mudah dan sederhana. Penggunaan ice breaking tergantung pada situasi dan kondisi peserta didik.

Sebuah opini jika murid-murid mengalami kejenuhan jangan gampang menyalahkan murid. Itu bisa terjadi karena pembelajaran terlalu monoton dan terlalu tegang. Karena itu, penggunaan ice breaking dapat membantu mencairkan suasana dan mengembalikan kesegaran dan menguatkan materi yang telah disajikan. Hilanggan ketegangan pembelajaran, capai hasil optimal dan segarkan suasanan pembelajaran dengan jok dan humor. Selamat mencoba.

*penulis adalah Guru SDN 1 Wagir Lor Kecamatan Ngebel

DAFTAR PUSTAKA

(http://www.andragogi.com/document2/ice_breaking.htm) diaksess  tanggal 02-03-2013

http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2206314-pengertian humor/#ixzz2MRRz3Skb di akses tanggal 03-03-2013

About Majalah DINAMIKA GURU

Majalah PGRI Kabupaten Ponorogo

Diskusi

One thought on “Humor dan ice breaking dalam pembelajaran

  1. Tq tulisannya. I like it

    Posted by lutfi helmi | 25 Juni 2013, 01:03

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SOFTWARE SEKOLAH

TERBIT BULAN/EDISI

KATEGORI/TEMA TULISAN

Yang lagi belajar NgeBlog

Nama : Sujarmo
Alamat : Jl. Juanda 15-A Ponorogo
Office : SMP 1 Nawangan, Pacitan
email : pakjeponorogo@gmail.com

%d blogger menyukai ini: