|
Silahkan Baca
Info PGRI/Dinamika

Dari Pojok Sarangan, awal Maret 2013 Diklat Penulisan Artikel

Oleh: Sunar 

diklatPagi itu, 2 Maret 2013, kabut tebal menyelimuti kawasan Telaga Sarangan dan sekitarnya. Daun-daun pepohonan di sepanjang jalan terbalut embun yang menempel. Kaca-kaca mobil tampak buram. Sesekali berkas sinar lampu tampak dari kendaraan yang berpapasan dan hanya bisa menembus beberapa meter dari pandangan mata. Namun, setelah hari semakin siang, cahaya matahari mampu membakar tebalnya kabut, suasana berubah menjadi cerah, terang, dan benderang. Hal itu membuat suasana di sekitar Telaga Sarangan tampak semakin indah, sejuk, dan asri.

Sekitar pukul 12.00 rombongan  peserta Diklat Penulisan Artikel dari seluruh PGRI Cabang se-Kabupaten Ponorogo berdatangan. Ada yang naik kendaraan bersama teman satu cabang. Ada pula yang berangkat naik bus, satu rombongan dengan panitia yang juga kru majalah Dinamika PGRI Kabupaten Ponorogo. Mereka langsung menuju lokasi untuk check in di Hotel Rejeki Sarangan Kabupaten Magetan.

Upacara pembukaan Diklat Penulisan Artikel Majalah Dinamika Guru PGRI Kabupaten Ponorogo tanggal 2-4 Maret 2013, dimulai. Diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari ketua panitia dan ketua PGRI Kabupaten Ponorogo. Acara  diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri yang dipimpin dirigen senior Tri Adi Rochaeny dari PGRI Cabang Kecamatan Kauman. Selain para peserta dari perwakilan seluruh PGRI cabang di Ponorogo, hadir dalam acara tersebut Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo dan para narasumber.

Mengawali sambutannya, ketua panitia penyelenggara, Drs. Thohari, MM menyampaikan bahwa ke depan dunia tulis menulis menjadi barang wajib bagi guru dalam kaitannya dengan PKB dan PK Guru. Fakta ini harus ditanggapi dengan besar hati dan positif. Dalam hal ini PGRI Ponorogo responsif, dengan cara para guru Ponorogo dimotivasi. Salah satu caranya adalah ”dipaksa” untuk mau menulis. Selanjutnya, Thohari yang juga pimred Majalah Dinamika Guru mengatakan bahwa Majalah Dinamika PGRI untuk edisi Mei 2013 ini berarti genap berumur 6 (enam) tahun. Dan sampai saat ini merupakan satu-satunya majalah guru milik PGRI tingkat kabupaten yang ada di Jawa Timur. PGRI Ponorogo ke depan juga akan menampilkan Jurnal Pendididkan untuk mengakomodasi publikasi ilmiah dari para guru. Jurnal tersebut akan terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Insyaallah terbit perdana pada bulan Juni 2013 ini. Pada akhir sambutannya Thohari memberikan suntikan kata mutiara pemantik ”kalau ingin semangat, berkumpullah dengan orang-orang semangat”

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua PGRI Kabupaten Ponorogo, H. Sumani, M. Pd yang juga membuka secara resmi acara tersebut. Ketua PGRI menyampaikan beberapa hal diantaranya: mengajak para guru menengok sejarah tentang andil PGRI dalam rangka ikut memperjuangkan Kemerdekaan RI. Dan guru sudah sekian lama telah menunjukkan pengabdiannya di dunia pendidikan dengan hidup prihatin, sederhana, dan bersahaja. Jika beberapa tahun terakhir ini guru memperjuangkan perbaikan kesejahteraannya melalui organisasi PGRI yang memang menjadi haknya, hal itu wajar.  Dan saat ini baru saja guru bisa sedikit merasakan peningkatan kesejahteraan melalui TPP, bahkan ada sebagian yang belum. Jadi jika ada fihak lain, sekalipun itu pejabat jika mengatakan bahwa PGRI bukan organisasi profesi, berarti orang tersebut tidak tahu dan tidak faham tentang PGRI. Selanjutnya, Sumani yang baru saja dilantik menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ponorogo itu mengatakan bahwa, baru PGRI Ponorogo yang memiliki PGRI Cabang Khusus Kemenag. Juga disampaikan, PGRI mendesak pemerintah untuk membenahi managemen dan rekrutmen guru.

Peserta diklat tampak semangat dan antusias mengikuti jalannya upacara pembukaan dan sambutan dari ketua PGRI tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan respon banyaknya peserta yang mengajukan pertannyaan setelah Ketua PGRI membuka sesi dialog dan tanya jawab. Pertanyaan pertama disampaikan Widodo Santoso dari PGRI Cabang Kecamatan Ponorogo menanyakan tentang Dapodik yang saat ini datanya masih selalu berubah dan sangat menyita energi untuk menyelesaikannya. Hal senada juga ditanyakan oleh Eni Minarti peserta dari PGRI Cabang Kecamatan Slahung. Selanjutnya, Toimin peserta dari PGRI Cabang Kecamatan Ngrayun mengusulkan melalui PGRI agar memperhatikan nasib GTT dan PTT, juga pemerataan guru khususnya di wilayah kecamatan Ngrayun, karena saat ini ada SD yang hanya terdiri satu guru dan satu kepala sekolah. Padahal siswa di Ngrayun juga punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan pendidikan sebagaimana yang didapatkan siswa-siswa di daerah lain.

Menanggapi pertanyaan dan usulan tersebut, Sumani menyampaikan bahwa untuk Dapodik memang saat ini masih dalam proses pembenahan. Jadi masih harus menunggu proses itu berjalan sampai data menjadi valid. Mengenai GTT dan PTT, PGRI telah melakkukan langkah-langkah di antaranya mengusulkan agar managemen guru dikembalikan ke pemerintah pusat, mendesak diterbitkannya PP tentang Penghasilan PTT dan GTT yang mengatur tentang standart kelayakan minimal gaji PTT dan GTT. Juga penambahan pengangkatan guru TK, dan pendirian TK negeri minimal satu lembaga di tiap-tiap kecamatan.

Acara pembukaan berlangsung sekitar setengah jam. Setelah coffee break, acara di lanjutkan dengan materi  penulisan artikel. Acara itu oleh panitia dikemas tidak terlalu formal, namun tidak menghilangkan nilai-nilai formal. Ketercapaian diserapnya materi dan substansi diklat menjadi prioritas utama. Diklat dihadiri sebanyak 64 peserta dari seluruh PGRI cabang di Kabupaten Ponorogo, 95% diantaranya dari SD/MI terdiri atas 2 kepala sekolah dan 1 guru. Selebihnya dari guru SMP. Hal itu sesuai surat edaran Pemimpin Redaksi Majalah Dinamika PGRI Nomor: 01/MDG/II/2013 tanggal, 15 Februari 2013. Ada beberapa cabang yang mengusulkan untuk mengirimkam lebih dari tiga peserta. Namun ada juga cabang yang mengirimkan peserta tidak sejumlah kuota yang diberikan karena alasan tertentu.

Materi disampaikan oleh tiga narasumber, yaitu Drs. Thohari, MM, Drs. Sugiyanto, M.Pd, dan Dr. H. Sutejo, M. Hum yang baru saja meraih gelar Doktor dari Universitas Negeri Surabaya. Mereka berkolaborasi dalam membimbing para peserta menulis artikel. Thohari dengan gaya simple, tegas, dan jelas. Sugiyanto dengan telaten, ramah, dan penuh kelembutanya. Sutejo dengan gaya khas penuh joke-joke segar sehingga materi mudah diterima. Kolaborasi tiga narasumber itu membuat suasana diklat menjadi enjoy. Hal ini membuat peserta merasa kerasan di hadapan laptopnya masing-masing. Ketika inspirsi muncul, ide-ide mengalir, jari-jemari semakin lincah menari di atas keyboard, huruf demi huruf dan kata-kata terangkai dalam baris kalimat tertuang dalam tulisan di layar laptop, ternyata menulis sulit hentikan. Tidak bisa direm, tidak mampu di bendung. Gagasan-gagasan baru bermunculan dan antri di kepala untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Jika sudah begini keberadannya, ternyata menulis itu nikmat dan mengasyikkan, tidak sesulit yang dibayangkan.

Tidak terasa di dinding jarum jam pendek menunjuk angka 10 dan jarum panjang menunjuk angka 12. Tidak seperti biasanya, hari  terasa belum malam. Namun ada juga peserta yang merasa tulisanya buntu, cuthel, dan mbulet seperti bolah ireng ruwet. ”Kok saya tulis lagi kalimat seperti di atas tadi! Kok kembali kesini lagi!” Nah, yang ini adalah tugas nara sumber untuk membantu mengurai. Selamat menulis, berkarya, dan terus berkarya! (Sunar)

About Majalah DINAMIKA GURU

Majalah PGRI Kabupaten Ponorogo

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SOFTWARE SEKOLAH

TERBIT BULAN/EDISI

KATEGORI/TEMA TULISAN

Yang lagi belajar NgeBlog

Nama : Sujarmo
Alamat : Jl. Juanda 15-A Ponorogo
Office : SMP 1 Nawangan, Pacitan
email : pakjeponorogo@gmail.com

%d blogger menyukai ini: