|
Silahkan Baca
Tilik UPTD

Pulung, Terus Cari Peluang Kemajuan

  • Laporan : Agus Prasmono (Wartawan Dinamika)
  • Terbit pada: Volume 6, Nop.2012

PULUNGKetika redaktur Dinamika datang ke Pulung untuk melaksanakan tugas liputan seperti biasa (14 Sept 2012), di UPTD ini sedang dilangsungkan pertandingan bola volley antar Pelajar SMP di arena Stadion ”Pon” Pulung (Bukan kliwon) yang terletak di depan kantor Kecamatan Pulung. Luar biasa acara yang diadakan oleh UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Pulung berkerja sama dengan Kantor Kecamatan Pulung tersebut dihadiri ribuan pengunjung dengan diiringi gemuruhnya tepuk tangan kemeriahan. Memang waktu itu  tengah berlangsung final bola volley putra antara SMPN 1 Pulung dengan SMPN 2 Pulung yang akhirnya dimenangkan oleh SMPN 2 Pulung yang berhasil menggondol juara satu. Sedangkan juara 3 diduduki oleh MTs Ma’arif Pulung.

Demikian juga tim Putri secara berurutan diduduki SMPN 2 Pulung Juara 1, SMPN 1 Juara 2 dan SMPN 3 Juara 3. Di bidang olah raga ini ternyata tim SMPN 2 Pulung terlalu tangguh bagi rivalnya. Sedangkan untuk SD putra secara berututan diduduki oleh SDN 1 Pomahan sebagai juara 1, SDN Serag juara 2 dan SDN Wagir Kidul sebagai juara 3. Sementara untuk tim Putri juara 1 diduduki oleh SDN Pomahan, juara 2 SDN Serag dan juara 3 SDN Patik. Memang dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 67 UPTD Pendidikan Kecamatan Pulung mengadakan berbagai kegiatan perlombaan.

Menurut Imam Muhtadi, S.Pd. Ketua Panitia Pelaksana yang juga pengurus PGRI Kecamatan Pulung yang dijumpai Dinamika di lapangan Pulung mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia juga untuk mengembangkan bakat dan minat para siswa sekaligus untuk memupuk rasa persatuan, kesatuan dan nasionalisme di kalangan para siswa. Untuk itu selain olah raga juga diadakan gerak jalan, dan lomba Pramuka Clalenger Out Bond untuk membangun karakter anak bangsa, agar menjadi generasi yang  mencintai tanah airnya serta berbagai lomba bidang keagamaan.

Memang kegiatan rekan-rekan pengabdi pendidikan di Pulung ini patut mendapat acungan jempol. Ketika koran ada yang memberitakan tentang ramainya iuran HUT PGRI ternyata di bawah tidak ada masalah, bahkan ketika pemberitahuan HUT PGRI dilayangkan, seluruh Guru se Pulung langsung membayarnya dengan lunas tanpa merasa terbebani dengan dana tersebut mengingat dana tersebut memang untuk kegiatan PGRI yang nyata-nyata ada manfaatnya yaitu membangun solidaritas guru. Karena bagaimanapun kuatnya Guru tanpa solidaritas yang kompak dan tangguh tidak akan membawa makna apa-apa. PGRI Pulung juga cabang yang lainnya tetap mendukung sepenuhnya seluruh kegiatan HUT PGRI tingkat Propinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Ponorogo tahun 2012 ini.

Demikian juga dibidang pengembangan SDM khususnya Guru, UPTD Pulung tidak mau ketinggalan. Menurut Drs. Subali Kepala UPTD Pendidikan Pulung seperti disampaikan oleh Pengawas TK/SD Partinem, S.Pd, M.Pd, Pulung terus memacu kemampuan para Guru. Sekarang sedang berlangsung penggodogan kemampuan ICT para guru, sehinga tanpa merasa tertekan semua guru SD se Pulung sudah memiliki Lap Top dan bisa mengoperasikannya dengan baik, dengan demikian gaptek di bidang komputer sudah tidak dijumpai lagi di Pulung. Untuk itu diharapkan semua SD harus mencari peluang untuk terus mengembangkan diri. Hasilnya bisa dirasakan, beberapa SD mendapat beberapa bantuan peralatan seperti komputer yang di terima oleh SD Wayang, peralatan Musik Oleh SD Pulung 1 dan masih banyak peluang-peluang lain yang berhasil diraih oleh SD di Pulung ini. Kepala sekolah dan guru harus kreatif mencari terobosan sehingga bisa menjadikan sekolahnya lebih maju.

Demikian juga di bidang kempuan pembelajaran Guru SD di Pulung terus dipacu dan dipantau dalam mengadakan kegiatan KKG, sehingga betul-netul mampu menambah kemampuan pedagogis dan profesional mereka. Supervisi dan monitoring hasil dan tindak lanjut setiap pelatihan menurut Partinem terus dilakukan, bahkan ketika Dinamika datang ke UPTD Pulung, Partinem juga sedang mengadakan monitoring di sebuah SD untuk permantauan seleksi calon kepala sekolah yang sedang diajukan di Pulung, karena selama ini banyak yang enggan menjadi KS karena merasa beratnya tugas mereka. Hal ini menurut Partinem semata-mata belum mengertinya tugas KS dengan baik sehingga merasa berat. Dan akhirnya dengan pembinaan semua bisa diatasi dengan baik. Sehingga kekosongan 8 kepala Sekolah SD di Pulung diharapkan dalam waktu singkat bisa diatasi.

SDN 1 Pulung, menuju Paling  1

Ketika Dinamika berkunjung ke sekolah  yang terletak di jalan raya Pulung-Ponorogo ini, sang kepala sekolah Sardjikoen, S.Pd. langsung menyambut dengan senyum keramahannya di depan pintu gerbang sekolah yang tertata dengan bersih dan rapi ini. Pantas sekolah ini rapi karena sang Kepala sekolahnyapun berpenampilan klimis dan rapi walaupun sudah relatif tua. Dia banyak pengalaman dalam mengelola dan memimpin karena pernah pindah sekolah tidak kurang dari enam sekolah sampai yang terakhir di Pulung 1 ini. Namun demikian Kepala Sekolah yang asli Desa Wotan Pulung ini nampak energik dan bersemangat ketika diajak bicara tentang peningkatan mutu pendidikan.

Peningkatan mutu di sekolah ini seperti apa yang dipakatan Partinem bahwa ICT menjadi kegiatan unggulan, ternyata betul juga di SDN ini. Semua guru sudah harus bisa menggoperasikan laptop dan mengakses internet untuk pembelajaran para siswanya. Sehingga dengan model-model pembelajaran yang berbasis ICT ternyata mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermuara pada peningkatan prestasi belajar peserta didik. Hasil UN pun hanya punya rentang terendah 25,75 dan tertinggi 28,75. adalah suatu prestasi yang cukup membanggakan ditengah keterbatasan daya dukung masyarakat pedesaan sekelas Pulung.

Di bidang ekstrakulrikuler, Pramuka menjadi unggulan di SDN ini dengan mengadakan Persami setiap bulan sekali. Hal ini dimaksudkan untuk membangun karakter, melatih disiplin para peserta didik sekaligus membangkitkan nasionalisme yang semakin luntur dewasa ini. Dibidang ekstrakurikuler Diniyah juga mengadakan kerjasama dengan masyarakat khususnya dengan Takmir Masjid yang terletak di dekat sekolah tersebut yang di motori oleh Drs. H. Imam Mahfud mantan Kabid PLS Pinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo yang sekarang banyak beraktifitas di bidang keagamaan dan kemasyarakatan, dan beliau tetap konsisten dalam membangun dunia pendidikan mengingat beliau juga pernah menjadi Guru Teladan Tingkat Nasional ketika masih berdinas dulu. Rupanya roh guru tetap mengalir deras di urat nadi tokoh agama di Pulung yang satu ini.

Di bidang seni, SDN ini juga tidak mau ketinggalan. Di ruang perpustakaan ada dua buah piano klasik bantuan dari Korea yang sering dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan vokal para peserta didik. Apalagi di SD ini ada Tantri Widayati S.Pd. Guru pembina seni yang sangat tlaten dan bertangan dingin dalam membina para siswanya. Dengan keuletan dan pembinaan para Guru beberapa piala diraih oleh para siswa SDN 1 Pulung ini. Banyak sekali piala yang memenuhi ruang tamu seperti Juara Pidato oleh Ela Mayasari, Juara tari Jatil oleh Adi Wahyu, Juara Lomba Puisi oleh Nindi Anastasya, Juara Pidato putra oleh M. Ilham,  juara Lukis Batik , juara dongeng oleh Nindi,  serta berpuluh piala lain yang tidak mungkin disebutkan disini satu persatu.

Namun lebih dari itu untuk membangun kebiasaan membaca sejak dini ada yang paling membanggakan di sekolah ini. Ruang perpustakaan yang bersih dengan koleksi buku tidak kurang dari lima ribu judul koleksi buku dengan dilengkapi multi media dan komputer merupakan contoh perpustakaan tingkat SD yang cukup ideal. Bahkan ketika Dinamika Datang ke sekolah ini pas waktu istirahat, anak-anak berebut membaca buku yang ada di ruang perpustakaan  tersebut. Ini betul-betul  membanggakan penulis. Kalau anak didik sejak dini sudah biasa membaca, kedepan akan menghasilkan generasi yang haus akan bacaan berarti haus akan ilmu pengetahuan juga.

Menurut Sardjikoen, kebiasaan membaca ini memang menjadi salah satu andalan pengembangan kultur sekolah dan kemampuan akademis para siswa, untuk itu ada petugas yang bukan sekedar menjaga perpustakaan, namun mengarahkan para siswa bagaimana membaca yang benar, bacaan apa yang perlu dibaca, sehingga petugas perpustakaan ini sekaligus pembimbing siswa dalam mengembangkan kemampuan baca. Dengan demikian diharapkan selain anak krasan di perpustakaan, anak juga bisa meningkat pengetahuannya secara mandiri dan terbimbing. Diakui Oleh Sardjikoen program ini tidak mudah namun dengan keuletan dan letlatenannya akhirnya sedikit demi sedikit kebiasaan membaca semakin terbangun di kalangan para siswa, sehingga sekarang bisa menjadi bagian dari kultur sekolah yang dibanggakan.

Memang mau tidak mau kalau ingin maju harus rajin membaca, kelemahan bangsa ini selama ini bukan budaya baca yang bagus namun budaya bicara sehingga banyak yang tidak bisa menulis  karena memang tidak pernah membaca dengan baik, namun lebih bisa berbicara dengan lantang walaupun tidak bisa berbuat banyak untuk negerinya. Mungkin ini harapan yang diinginkan oleh SDN 1 Pulung lahirnya generasi yang haus baca dan giat menulis dan bekerja sehingga bisa mewariskan ilmu kepada generasi sesudahnya bukan generasi pandai bicara tetapi tidak bisa bekerja. Semoga. (Red. Agus Prasmono)

About Majalah DINAMIKA GURU

Majalah PGRI Kabupaten Ponorogo

Diskusi

One thought on “Pulung, Terus Cari Peluang Kemajuan

  1. PULUNG 1 UNTUK SEMUANYA

    Posted by OLEH YOGIANTORO DARI SDN 1 PULUNG | 19 Juni 2014, 02:25

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

SOFTWARE SEKOLAH

TERBIT BULAN/EDISI

KATEGORI/TEMA TULISAN

Yang lagi belajar NgeBlog

Nama : Sujarmo
Alamat : Jl. Juanda 15-A Ponorogo
Office : SMP 1 Nawangan, Pacitan
email : pakjeponorogo@gmail.com

%d blogger menyukai ini: